Sahabat Pers – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, setelah digelarnya Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H pada Kamis (19/3) malam. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar usai rapat yang dihadiri para ulama, pakar astronomi, serta perwakilan organisasi masyarakat Islam.
Sidang isbat yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Jakarta tersebut membahas hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) dari berbagai titik di seluruh Indonesia serta data hisab atau perhitungan astronomi. Setelah melalui pembahasan dan verifikasi laporan rukyat dari daerah, pemerintah memutuskan bahwa bulan Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari, sehingga 1 Syawal jatuh pada Sabtu.
Menteri Agama menyampaikan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan seluruh laporan tim rukyat dan kajian ilmiah para ahli falak. Ia juga berharap penetapan ini menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
“Dengan hasil sidang isbat ini, pemerintah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu,” ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers.
Dengan penetapan tersebut, umat Islam di Indonesia akan menggelar malam takbiran pada Jumat malam, sebelum melaksanakan salat Idul Fitri pada Sabtu pagi. Momentum hari raya ini menjadi saat yang penuh makna untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta merayakan kemenangan spiritual setelah menjalani Ramadan. (Luluk)







