Palembang,sahabatpers – Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Selatan, Syaidina Ali, mengapresiasi satu tahun kepemimpinan Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
Hal itu di latar belakangi tren positif di berbagai indikator makro, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, hingga keberhasilan menekan angka stunting di Kota Palembang.
Syaidina Ali menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Palembang tetap terjaga di atas 5 persen. Bahkan, hingga Triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi Palembang mencapai 5,82 persen. Angka ini dinilai bahwa stabilitas ekonomi daerah berada dalam jalur yang tepat di bawah kepemimpinan Ratu Dewa.
“Kami melihat kinerja satu tahun Ratu Dewa cukup progresif. Pertumbuhan ekonomi Palembang mampu dijaga di atas lima persen, bahkan mencapai 5,82 persen. Ini menunjukkan arah kebijakan ekonomi yang tepat dan terukur,” ujar Ali.
Tak hanya pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan di Kota Palembang juga menunjukkan penurunan. Dari sebelumnya 9,77 persen, angka kemiskinan turun menjadi 9,04 persen. Secara absolut, sebanyak 11,28 ribu jiwa berhasil keluar dari garis kemiskinan.
“Penurunan angka kemiskinan sebesar 11,28 ribu jiwa bukan angka kecil. Ini bukti bahwa kebijakan yang dijalankan menyentuh masyarakat lapisan bawah dan berdampak nyata,” tegas Syaidina Ali.
Selain kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka di Kota Palembang juga mengalami penurunan menjadi 6,81 persen. Di sisi lain, inflasi tetap terkendali di angka 2,92 persen.
“Inflasi yang terkendali di angka 2,92 persen menandakan stabilitas harga yang terjaga. Ini penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ali.
Sememtara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang juga meningkat menjadi 83,27. Capaian ini menempatkan Palembang dalam kategori sangat tinggi.
“IPM yang mencapai 83,27 menegaskan bahwa pembangunan di Kota Palembang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata Ali.
Salah satu capaian paling menonjol dalam kinerja satu tahun Ratu Dewa adalah penurunan angka stunting. Pada 2023, angka stunting tercatat sebesar 18,90 persen. Pada 2024, angka tersebut turun drastis menjadi 10,60 persen.
“Penurunan angka stunting dari 18,90 persen menjadi 10,60 persen adalah capaian luar biasa. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membangun generasi masa depan Palembang yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya.
Tim sahabat Pers





